Kabupaten Kuningan (Newssidak.id, Jawa Barat) – Polres Kuningan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Pada Kamis pagi (29/01/2026), Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 Tingkat Polres Kuningan.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan produktif Desa Gunung Keling, Kecamatan Cigugur ini menjadi simbol sinergitas lintas sektoral dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., perwakilan Bulog, Perum Perhutani, serta unsur TNI dari Koramil 1502/Cigugur.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen.
Pemanfaatan lahan secara optimal dinilai menjadi salah satu kunci strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global serta fluktuasi harga komoditas pangan.
“Program penanaman jagung serentak ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan aksi berkelanjutan. Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani agar produktivitas meningkat dan hasil panen dapat terserap dengan baik,” ujar Kapolres.
Program ini melibatkan langsung Kelompok Tani Sukamaju sebagai mitra utama dalam pengelolaan lahan. Diharapkan, langkah tersebut mampu mendorong para petani untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang bernilai ekonomis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah mengapresiasi inisiatif Polres Kuningan yang turut aktif dalam pemberdayaan sektor pertanian. Menurutnya, integrasi antara pengamanan wilayah dan penguatan sektor agraris merupakan kombinasi efektif dalam menciptakan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain mendukung peningkatan produksi pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, jajaran Polres Kuningan dapat menyerap aspirasi petani serta memantau potensi kendala yang dihadapi.
Penanaman jagung serentak ini diproyeksikan akan memberikan hasil signifikan pada masa panen kuartal pertama tahun 2026.
Selanjutnya, hasil panen akan dikoordinasikan dengan Bulog guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Polres Kuningan pun berkomitmen untuk terus mengawal dan memperluas program serupa di berbagai kecamatan demi mewujudkan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu lumbung pangan yang tangguh di Jawa Barat.

