Semarak Bulan K3, Kilang Pertamina Balongan Gelar Seminar Kesehatan Hadirkan dr. Reisa

oleh -29 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kilang Pertamina Balongan menggelar seminar kesehatan bertema “Fit to Work & Stay Healthy: Fondasi Kesehatan untuk Kinerja Berkelanjutan”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Patra Ayu, Perumahan Pertamina Bumi Patra Indramayu, Selasa (10/2/2026).

Seminar ini mendapat antusiasme tinggi dengan dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari pekerja Kilang Balongan beserta keluarga serta para pekerja mitra. Kehadiran dr. Reisa Broto Asmoro, praktisi kesehatan yang juga dikenal sebagai public figure, menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut.

Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) Kilang Balongan, Eko Nurcahyono, mewakili General Manager dalam sambutannya menyampaikan bahwa kinerja perusahaan yang unggul selalu berawal dari pekerja yang sehat dan selamat.

Eko mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, angka kecelakaan kerja di Indonesia pada kuartal I (Q1) 2025 mengalami kenaikan sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode tersebut tercatat 5.632 kasus kecelakaan kerja, yang sebagian besar terjadi di sektor konstruksi, manufaktur, dan pertambangan.

Menurutnya, konsep fit to work tidak hanya memastikan seseorang layak bekerja hari ini, tetapi juga menjamin pekerja mampu tetap sehat, bugar, dan produktif dalam jangka panjang.

“Inilah makna dari stay healthy, sebuah fondasi penting untuk menciptakan kinerja yang berkelanjutan, aman, dan berkualitas,” ujar Eko.

Ia pun mengajak seluruh jajaran manajemen dan pekerja untuk menjadikan semangat Bulan K3 sebagai budaya kerja sehari-hari, bukan sekadar slogan atau kegiatan seremonial.

Dalam sesi pemaparan materi, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan pentingnya menjaga pola hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta pengelolaan stres yang baik.

“Dampak gaya hidup tidak sehat dapat memicu penyakit metabolisme, degeneratif, menahun, dan tidak menular. Empat penyakit kritis tertinggi di Indonesia antara lain stroke, kanker, jantung, hingga diabetes,” jelas dr. Reisa.

Seminar yang dimoderatori oleh dr. Ferdi Marulitua Simanjuntak dari Health-HSSE Kilang Balongan ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan serta apresiasi kepada para juara Program Wellness bagi pekerja dan petugas keamanan.

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bukti keseriusan Kilang Pertamina Balongan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan serius menjaga kesehatan dan kebugaran fisik serta kesehatan mental para pekerja agar dapat mengoperasikan kilang secara maksimal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.