Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) _ Dalam upaya menekan angka pernikahan usia dini, KUA Jatibarang Kabupaten Indramayu menggelar safari Ramadan 1447 H.
Kegiatan tresebut bertema The Most (The Meaning of Smart Teenager) di SMK Assalam Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu,Kamis(26/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi dan pembinaan remaja yang bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, serta dampak sosial dari pernikahan dini.
Pernikahan dini adalah pernikahan di bawah umur 19 tahun.
Perwakilan KUA Jatibarang,Hj Titin Solhatin,dalam sambutannya menyampaikan bahwa remaja saat ini harus dibekali pengetahuan dan kesiapan mental sebelum memasuki jenjang pernikahan.
“Melalui program The Most ini, kami ingin para pelajar memahami arti penting pendidikan, karier, serta kematangan usia dalam membangun rumah tangga,” kata Titin.
Para siswa SMK Assalam tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga sesi tanya jawab. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi agar mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak dan bertanggung jawab.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna membekali para siswa dengan wawasan dan kesiapan menghadapi masa depan.
Dengan adanya kegiatan The Most ini, diharapkan kesadaran remaja terhadap risiko dan dampak pernikahan dini semakin meningkat, sehingga mampu menekan angka pernikahan usia anak, khususnya di wilayah Jatibarang dan sekitarnya.






