Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) -Siapa sangka, dari balik gerobak bakso, Caryono kini kembali dipercaya memimpin Desa Tempel Kulon Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu.
Caryono sebenarnya tidak berniat maju lagi dalam Pilkades 2025 kemarin alasannya sederhana, ia terbentur biaya.
Namun warga ternyata punya keinginan lain. Sejumlah perwakilan masyarakat sampai datang untuk memintanya kembali mencalonkan diri bahkan warga rela patungan mengumpulkan uang untuk membantu biaya pencalonannya.
Menariknya, warga mengaku ikhlas jika uang tersebut tidak kembali apabila Caryono kalah.
Berbekal dukungan tersebut, Caryono akhirnya maju. Selama masa kampanye, Caryono dan tim kemenangannya diketahui bergerak dengan cara yang sederhana dan fokus berkeliling menyerap aspirasi warga.
Hasilnya? Ia justru menang telak dengan selisih sekitar 250 suara dari dua pesaingnya dan hanya mengeluarkan modal yang sangat minim.
Dalam kesehariannya, Caryono adalah pedagang bakso. Meski begitu, sosoknya memang bukan orang asing di Desa Tempel Kulon, ia pernah menjadi Kuwu Tempel Kulon periode 2012-2017, namun kalah dengan selisih hanya 3 suara pada pemilihan berikutnya.
“Alhamdulillah, padahal saya cuma tukang bakso biasa dan tidak punya modal. Malah tadinya tidak ada niat maju, tapi karena permintaan warga, saya Bismillah saja,” ungkapnya,Kamis(13/8/2026).
“Mungkin saat saya jadi kuwu di periode pertama, kerja saya dirasakan oleh masyarakat, jadi setelah tidak menjabat satu periode kemudian ada pencalonan lagi, mereka ingin saya maju untuk bisa memimpin lagi,” ujar Caryono.
Kini, setelah kembali dipercaya warga, Caryono mulai fokus membenahi desa, mulai dari infrastruktur jalan pertanian, transparansi aset desa hingga melibatkan pemuda dalam berbagai kegiatan.
Kisah perjalanan Caryono dari balik gerobak bakso hingga diberi amanah untuk kembali memimpin Desa Tempel Kulon ini menjadi bukti nyata bahwa integritas, rekam jejak yang baik, serta ketulusan dalam melayani tidak akan pernah bisa dibeli dengan nominal uang seberapa pun besarnya.






