Bukan Sekadar Karnaval, Ogoh-ogoh Haul Buyut Gading Jadi Simbol Kebersamaan dan Pelestarian Budaya

oleh -42 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Tradisi Haul Unjungan Buyut Gading 2026 di Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu, Rabu (21/10/2026) berlangsung meriah.

Puluhan ogoh-ogoh kreasi warga desa Gadingan dan desa Mekargading menjadi magnet perhatian masyarakat dalam perhelatan budaya tahunan tersebut.

Kemeriahan ini bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi warga. Di balik semarak karnaval ogoh-ogoh, tersimpan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Rangkaian arak-arakan melintasi sejumlah desa mulai dari Desa Gadingan, Mekar Gading, Desa Sliyeg, Majasih hingga Majasari. Rute tersebut menjadi bagian dari tradisi yang kembali digelar dengan melibatkan peserta dari berbagai blok serta antusiasme masyarakat di sepanjang perjalanan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Gadingan beserta pamong desa, Kepala Desa Mekar Gading beserta pamong, seluruh panitia, masyarakat serta tim juri dari tingkat Kabupaten Indramayu.

Sebelum kegiatan dimulai, acara diawali dengan doa bersama, selanjutnya pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Gadingan bersama Kepala Desa Mekar Gading sebagai tanda dimulainya rangkaian Haul Unjungan Buyut Gading 2026.

Ketua Panitia Haul Mbah Buyut Gading, Darsono, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman dan terkendali.

Saat ditemui awak media yang tergabung dalam SFWI di lokasi kegiatan, Darsono menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dan rute arak-arakan masih menggunakan jalur seperti tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, semua sudah siap dan semoga berjalan lancar, aman dan terkendali. Untuk rute tetap seperti tahun kemarin. Harapan kami, semua saling menjaga keamanan dan ketertiban dalam acara ini,” ungkapnya.

Sementara itu Kuwu Mekargading, Sofyan Gunawan, mengatakan bahwa seluruh kegiatan karnaval Unjungan Buyut Gading tahun 2026 sudah dipersiapkan dengan matang.

” Kami imbau khususnya masyarakat desa Mekargading untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat acara ini menjadi negatif, jangan berbuat anarkis dan ikuti aturan yang telah ditentukan oleh panitia,” pinta Kuwu Opang sapaan akrab Sofyan Gunawan,Rabu(21/10/2026).

“Kami pemerintah desa,Panitia, peserta dan masyarakat diharapkan saling bersinergi untuk menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan serta menghormati kenyamanan warga di sepanjang rute yang dilewati,” tambahnya.

“Semoga karnaval ini tidak ada halangan apa pun sehingga acara ini betul-betul bisa menghibur masyarakat sekitar,” harapan Kuwu Opang.

“Hayu kita ramaikan karnaval Unjungan Buyut Gading ini dengan semangat kultur masyarakat desa kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.