Bupati Indramayu Minta Kemendiknas Percepat program Revitalisasi Sekolah

oleh -477 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Bupati Indramayu, Lucky Hakim,meminta Kementerian Pendidikan mempercepat program revitalisasi sekolah setelah salah satu bangunan SDN 2 Tugu Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Jawa Barat yang ambruk.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat masih banyaknya sekolah rusak di Indramayu yang belum tertangani akibat keterbatasan anggaran daerah.

Beruntung, tidak ada korban dalam insiden tersebut karena ruang kelas yang roboh telah dikosongkan sebelumnya setelah pihak sekolah menilai kondisinya membahayakan.

“Hari ini saya meminta pertolongan kepada Menteri Pendidikan terkait pembangunan sekolah yang memang sudah sangat rawan ini. Kemarin ambruk, alhamdulillah pihak sekolah sudah punya insting bahwa bangunan ini akan roboh sehingga dipindahkan. Bahkan bulan lalu ruangan ini masih dipakai,” kata Lucky Hakim saat meninjau SDN 2 Tugu pada Jumat (24/7/2026).

Lucky menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu sebenarnya ingin segera memperbaiki seluruh sekolah yang mengalami kerusakan,namun, keterbatasan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) membuat hal tersebut belum dapat direalisasikan.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah semakin tertekan setelah adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat sekira Rp 344 miliar. Dampaknya dirasakan pada berbagai sektor pelayanan dasar, termasuk pendidikan.

“Ada anggaran, tapi sedikit. Sekolah-sekolah yang kondisinya memprihatinkan jumlahnya sangat banyak. Pemotongan anggaran sekitar Rp 344 miliar itu sangat besar bagi Indramayu. Anggaran itu sebenarnya bisa digunakan untuk layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” jelasnya.

“Perlu sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Bantuan dari pusat juga merupakan hak masyarakat Indramayu untuk mendapatkan pelayanan pemerintah,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, pemerintah pusat telah mengalokasikan program revitalisasi untuk lebih dari 200 sekolah dasar pada 2026, termasuk SDN 2 Tugu.

Lucky Hakim mengapresiasi komitmen tersebut, tetapi berharap proses pelaksanaannya dapat dipercepat agar bangunan sekolah yang kondisinya kritis segera diperbaiki.

“Alhamdulillah pemerintah pusat sudah berkomitmen memberikan bantuan revitalisasi untuk lebih dari 200 SD, termasuk sekolah ini. Kami hanya memohon percepatannya karena kami khawatir masih ada sekolah lain yang sewaktu-waktu bisa ambruk,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.