Kabupaten Cirebon (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Masyarakat Pedulu Cirebon (MPC) pada Kamis(23/4/2026) mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang(DPUPR)Kabupaten Cirebon.
MPC meminta kepada Dinas PUPR Kabupaten Cirebon agar lebih terbuka dalam pelaksanaan lelang tender,sebab MPC menduga Dinas PUPR kong kalikong dengan salah satu kontraktor, terkait adanya lelalang proyek miliaran rupiah.
MPC menuding ada dugaan pengkondisian pemenang tender telah diatur sejak awal oleh pihak penyedia kepada salah satu kontraktor yang dimenangkan saat ini.
Menurut mereka proses lelang yang dilakukan oleh dinas terkait belum sepenuhnya berjalan transparan dan profesional,sehinga bisa membuka bagi peserta lelang lainnya.
MPC menilai peserta lelang hanya di jadikan pelengkap saja tanpa ada peluang untuk bersaing.
Ade Surya Sutami, salah satu peserta aksi,menyebutkan pihaknya menemukan sejumlah kejangalan dalam proses penyerahan dokumen tender, menurutnya tidak ada kesesuain antara dokumen lelang dengan aturan yang berlaku ,sehinga hal ini menjadi pertanyaan besar.
Bukan hanya kejangalan dalam proses sebuah lelang saja,bahkan Ade Surya Sutami juga diteror dan diancam untuk tidak melakukan aksi oleh orang tak dikenal.
“Entah ini suruhan siapa yang pasti ini patut diduga ada kaitanya dengan orang dalam,” kata Ade kepada para awak media.
Masih kata Ade, sepertinya hal ini menabrak aturan termasuk yang mengacu pada peraturan presiden tentang pengadaan barang, jasa dan pedoman tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Dalam hal ini ditemukan beberapa syarat teknis yang dicantumkan dalam dokumen tersebut dianggap tidak sesuai standar,” beber Ade.
Ade juga menyinggung terkait segi aspek menejemen keselamatan kerja(K3) dan pembayaran premi BPJS bagi pekerja harian lepas yang dinilai jangal tidak diakomodasikan secara jelas di dalam dokumen tender.
Sementra itu Sekdis Dinas PUPR Kabupaten Cirebon,Tomi Henriawan, saat dimintai tanggapan oleh para awak media setelah audensi selesai mengatakan ” nanti saja mas, masi lier pusing kepala saya “.
Audiensi MPC berjalan aman dan tertib dengan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian Resort Kota Cirebon.







