Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Baznas dan Kementerian Agama Kabupaten Indramayu berikan apresiasi dan dukungan kepada Titin Maryatin, guru disabilitas asal desa Kroya kecamatan Kroya kabupaten Indramayu.
Titin Maryatin, sosok inspiratif yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan agama meskipun harus menjalani kehidupan dengan kondisi disabilitas sejak lahir.
Dalam kesehariannya, ia tetap aktif mengajar dan membimbing anak-anak untuk belajar agama sebagai bentuk kecintaannya dalam mengajar mengaji dan ilmu agama.
Saat ini, Titin tinggal bersama kakak kandungnya yang telah berkeluarga. Sejak suaminya meninggal dunia, ia harus berjuang secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain mengajar di MDTA, Titin juga memberikan les mengaji kepada anak-anak tingkat sekolah dasar sebagai tambahan penghasilan.
Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi semangatnya dalam menebarkan ilmu, untuk menunjang mobilitas sehari-hari, Titin menggunakan sepeda listrik roda tiga yang membantunya beraktivitas dan menjangkau para murid bimbingannya.
Kendaraan tersebut dibeli berkat bantuan sang kakak yang terlebih dahulu meminjamkannya sejumlah uang. Meskipun sang kakak telah menolak, dengan penuh tanggung jawab Titin tetap berupaya untuk mencicil pembayarannya sedikit demi sedikit dari penghasilan yang diperoleh sebagai guru MDTA dan guru mengaji.
Kehadiran sepeda listrik tersebut menjadi sarana penting yang mendukung aktivitas dan kemandiriannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi Titin dalam mendidik generasi muda melalui pendidikan agama, BAZNAS Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan biaya hidup sebesar Rp3.000.000.
Melalui program bantuan biaya hidup ini, BAZNAS Kabupaten Indramayu berharap dapat meringankan beban kebutuhan Titin sehari-hari.
Kehadiran para guru madrasah seperti Titin menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan akhlak anak-anak di tengah masyarakat.






