K3 Kilang Balongan Diakui Nasional, 4 Penghargaan ISEA 2026 Berhasil Dibawa Pulang

oleh -384 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) –  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu unit operasi kilang dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) unggulan. Kali ini, Kilang Balongan berhasil memborong empat penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah First Indonesia.

Empat penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Manager HSSE RU Balongan, Moch. Arifin, dalam rangkaian OSH Asia’s Summit 2026 yang berlangsung di Prama Sanur Beach Bali, pada 20–21 Agustus 2026.

Mengusung tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”, ISEA 2026 memberikan apresiasi sekaligus pemeringkatan terhadap perusahaan yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam penerapan K3, khususnya dari aspek kepemimpinan, inovasi, budaya keselamatan, transformasi digital, hingga kesiapan menghadapi tantangan operasional di masa mendatang.

Dalam ajang berskala nasional tersebut, Kilang Balongan sukses meraih empat kategori penghargaan, yakni:

  1. The Best Energy Transition Safety Award
  2. The Best Predictive Safety System Excellence Award
  3. The Best Safety Culture and Human Performance Award
  4. The Best Leadership on OSH Culture

Empat penghargaan tersebut menjadi bukti konkret atas konsistensi RU Balongan dalam menjalankan strategi major accident prevention serta pengelolaan risiko operasional secara komprehensif di seluruh lingkungan kilang.

Manager HSSE RU Balongan, Moch. Arifin, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari proses penyempurnaan sistem keselamatan yang dilakukan secara berkesinambungan.

Menurutnya, penguatan K3 tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan teknis, tetapi juga mencakup peningkatan kapabilitas sumber daya manusia hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendeteksi dan mengendalikan potensi risiko.

Raihan predikat Safety Excellence tersebut sekaligus mencerminkan keberhasilan strategi dan inovasi K3 berkelanjutan yang diterapkan Kilang Balongan melalui berbagai program strategis di seluruh lini operasional.

Salah satu program utama yang diterapkan adalah Process Safety Fundamental (PSF). Program ini memastikan seluruh personel produksi dan maintenance disiplin menerapkan aturan dasar keselamatan proses guna meminimalkan potensi bahaya maupun risiko kebocoran fluida.

Pemahaman terhadap fundamental keselamatan tersebut diukur secara berkala melalui survei kompetensi dan diperkuat dengan edukasi melalui berbagai kanal komunikasi.

Kilang Balongan juga menerapkan Process Safety Performance Indicator (PSPI) sebagai tolok ukur leading indicator untuk mengevaluasi efektivitas Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS) secara real-time.

Di sisi budaya keselamatan, RU Balongan memperkuat program Hazard Hunter. Program ini mendorong keberanian dan kepedulian pekerja untuk aktif mengidentifikasi serta melaporkan potensi bahaya keselamatan proses. Partisipasi pekerja juga diperkuat melalui skema apresiasi dalam program Process Safety Awareness.

Untuk memastikan kesiapan operator menghadapi berbagai kondisi operasi, RU Balongan mengembangkan Operator Training Simulator (OTS).

Melalui program ini, para operator diwajibkan mengikuti pelatihan dan simulasi sebelum menjalankan tugas sebagai panelman. Skenario yang diberikan mencakup startup, shutdown, troubleshooting, hingga kondisi darurat.

Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan ketangguhan pengambilan keputusan dan respons operator ketika menghadapi kondisi abnormal maupun keadaan darurat di lapangan.

Sementara dalam aspek manajemen risiko dan keandalan aset, Kilang Balongan menerapkan Barrier Management System untuk mengendalikan skenario berisiko tinggi yang berpotensi menimbulkan major accident.

Sistem tersebut dipadukan dengan Excellent Reliability System, sebuah platform berbasis web yang digunakan untuk memantau kondisi safety critical elements dan berbagai peralatan kilang secara lebih presisi.

Pada aspek kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, RU Balongan juga melakukan modernisasi sistem proteksi kebakaran melalui pengembangan Integrated Fire Readiness System.

Sistem tersebut memungkinkan pemantauan fasilitas pemadam kebakaran secara lebih terintegrasi. Strategi penanganan juga dikembangkan dari pendekatan defensif menuju offensive fire protection system, antara lain melalui penyiapan foam monitor berkapasitas tinggi.

Tidak hanya pekerja internal, aspek keselamatan kontraktor turut menjadi perhatian. RU Balongan menerapkan Contractor Safety Management System (CSMS) secara menyeluruh, mulai dari kualifikasi risiko, penilaian pra-kerja, pengawasan aktivitas di lapangan, hingga evaluasi setelah pekerjaan selesai.

Efisiensi kegiatan inspeksi ditingkatkan melalui penerapan Basic Operation Care (BOC) dan digital patrol berbasis QR Code. Sementara itu, kondisi fasilitas kilang dipantau secara terpusat selama 24 jam melalui CCTV Command Center.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat identifikasi terhadap setiap anomali sekaligus mempercepat pengambilan keputusan dan respons operasional.

Rangkaian inovasi tersebut menegaskan adanya perubahan paradigma penerapan K3 di RU Balongan, dari sistem yang bersifat reaktif menuju pendekatan yang semakin prediktif, adaptif, dan berkelanjutan.

Empat penghargaan ISEA 2026 sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi Kilang Balongan dalam membangun budaya keselamatan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap standar, tetapi juga pada kemampuan mengantisipasi risiko, meningkatkan keandalan aset, memperkuat kompetensi manusia, serta memanfaatkan teknologi untuk menciptakan operasi kilang yang aman dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.