Kedangkalan Muara Karang Song Indramayu Ancam Keselamatan Kapal

oleh -72 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Nasib nelayan di Karangsong Indramayu Jawa Barat masih dibayangi persoalan pendangkalan muara. Kondisi yang sudah berlangsung sekira satu tahun ini membuat kapal berukuran di atas 60 GT kesulitan melintas.

Bukan hanya memperlambat aktivitas melaut, pendangkalan juga membuat biaya operasional membengkak, bahkan risiko kecelakaan hingga kapal karam di muara turut menjadi kekhawatiran nelayan.

Sekjen Gerakan Nelayan Pantura (GNP), Robani Hendra Permana, pada Rabu(28/10/2026),menyebut kerusakan pemecah gelombang (breakwater) menjadi salah satu penyebab sedimentasi pasir terus masuk ke muara.

Nelayan pun sudah menyampaikan persoalan ini langsung ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Berdasarkan hasil audiensi yang telah dilakukan, pemerintah disebut berencana melakukan perbaikan breakwater yang ditargetkan mulai awal 2027, selain itu, pemerintah juga menargetkan untuk pembangunan pelabuhan baru berskala nasional direncanakan mulai 2028, dengan dukungan pendanaan JICA.

Kini, nelayan menanti realisasi janji tersebut, sebab bagi mereka, muara yang aman dan mudah dilalui bukan sekadar soal kelancaran kapal, tetapi juga keselamatan saat mencari nafkah.

Muara Karangsong merupakan jalur vital perikanan tangkap di Indramayu. Jika aksesnya terganggu, aktivitas nelayan dan produktivitas perikanan ikut terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.