KOMPI Akan Kerahkan 10.000 massa Unjuk Rasa ke Pendopo Indramayu

oleh -43 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_Warga petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) bakal menggelar aksi lanjutan menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura.

Massa yang diturunkan disebut bisa mencapai lebih dari 10 ribu orang.

“Karena sampai sekarang tidak ada kejelasan, kemungkinan dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, kira-kira di atas 10.000 massa,” ujar Koordinator Umum KOMPI, Hatta, Kamis (9/4/2026).

Hatta menyebut, keputusan aksi lanjutan diambil karena belum ada kejelasan atas tuntutan mereka. Padahal, sebelumnya Bupati Indramayu Lucky Hakim sempat merespons aksi penyerahan tiga karung koin receh dengan memfasilitasi pertemuan.

Namun, KOMPI meminta agar pertemuan turut dihadiri pimpinan DPRD Indramayu, termasuk ketua fraksi dan komisi. Permintaan itu tak terpenuhi hingga larut malam, sehingga pertemuan batal digelar.

Penjadwalan ulang pada Rabu (8/4/2026) pun, lanjut Hatta, belum menghasilkan kejelasan serupa.

KOMPI pun memastikan aksi lanjutan tetap digelar di Pendopo Indramayu. Mereka akan melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

“Kami tetap akan menuntut keberpihakan pemimpin terhadap nasib kami sebagai penggarap tambak,” tegasnya.

Hatta juga menyinggung kasus petani penggarap Perhutani yang terdampak proyek Pertamina dan mendapat ganti untung hingga Rp 600 juta per hektare. Ia menilai, proyek PSN seharusnya juga memberikan kejelasan serupa kepada warga.

“Kami akan memperjuangkan hak kami. Kalau tiba-tiba dirampas, akan kami lawan,” tukasnya.

Untuk saat ini, KOMPI masih fokus menggelar aksi di Indramayu. Namun, mereka membuka kemungkinan membawa tuntutan ke tingkat pusat jika tak ada kejelasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.