Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VI Balongan berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pengolahan serta pengelolaan minyak dan gas kepada 58 mahasiswa bersama dosen pembimbing dari Fakultas Teknik Pengolahan Migas PEM Akamigas Cepu dalam kegiatan kunjungan industri yang digelar pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Agent of Change (AOC), Gedung Kolaboratif RU VI Balongan tersebut berlangsung antusias. Para mahasiswa tampak aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh pihak Kilang Balongan.
Kunjungan industri yang rutin diterima Kilang Balongan ini disambut hangat dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan proses produksi, tour kilang, hingga penyampaian materi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Mewakili Tim Manajemen, Jr. Officer II Communication & Compliance selaku Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR, Rizky Anggia menyampaikan harapannya agar kunjungan tersebut dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus membantu mahasiswa memahami implementasi ilmu yang dipelajari di bangku kuliah.
“Diharapkan melalui kegiatan ini teman-teman mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih mendalam khususnya mengenai teknik pengolahan migas sesuai bidang pendidikan yang dijalani,” ujar Rizky.
Rizky juga menjelaskan bahwa RU VI Balongan tidak hanya bergerak dalam bidang minyak dan gas, namun juga aktif dalam pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).
Salah satu program terbaru yang diperkenalkan kepada mahasiswa yakni Rumah UMKM Teras Balongan. Program tersebut menjadi wadah pemberdayaan UMKM lokal agar mampu berkembang, berkarya, dan naik kelas.
Hingga saat ini, Teras Balongan telah menjadi jembatan bagi lebih dari 20 UMKM di Kabupaten Indramayu, mulai dari sektor kuliner, makanan ringan hingga produk fashion lokal yang dapat dijadikan oleh-oleh maupun kebutuhan sehari-hari.
“Semoga melalui sharing session ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa untuk terus mengembangkan diri serta memberikan nilai positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tambah Rizky.
Sementara itu, Dosen Pembimbing PEM Akamigas Cepu, Farid Alfaliki Hamid, S.Si., M.T., mengatakan bahwa kunjungan industri ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa terkait materi yang telah dipelajari selama perkuliahan.
“Melalui kunjungan industri ini kami harapkan mahasiswa dapat memperoleh gambaran implementasi materi kuliah yang sudah dipelajari,” ungkap Farid.
Dalam sesi diskusi, para mahasiswa terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai proses produksi, sistem operasional kilang, hingga produk-produk yang dihasilkan oleh Kilang Balongan.
Salah satu mahasiswa Prodi Teknik Pengolahan Migas, Muhammad Barrel Sefaldin, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama mengikuti kunjungan tersebut.
“Melalui kunjungan ini saya jadi mengetahui hubungan pengetahuan teoritis yang saya pelajari di kelas ke dalam konteks nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, para mahasiswa diajak melihat langsung berbagai fasilitas dan peralatan yang digunakan dalam proses produksi, seperti tower distilasi, alat pemisah, hingga mesin pengolahan.
Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para profesional di industri minyak dan gas untuk mengetahui tantangan, peluang karir, serta kondisi dunia kerja sebenarnya di sektor migas.
“Interaksi ini memberikan wawasan berharga kepada kami tentang dunia kerja yang sebenarnya di industri minyak dan gas,” pungkas Barrel.






