Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Proyek pembangunan underpass terowongan KA Jatibarang dipastikan bakal mulai dikerjakan Mei 2026.
Proyek ini diharapkan jadi solusi kemacetan yang selama ini sering terjadi, sekaligus mengatasi masalah kendaraan besar yang kerap tersangkut saat melintas.
Tadi siang,Rabu (8/4/2026) rapat koordinasi digelar di Kantor Desa Jatibarang. Warga yang terdampak juga ikut hadir dan hasilnya mayoritas mendukung pembangunan ini
Pemerintah dalam hal ini juga menyiapkan ganti rugi lahan. Dari catatan pemerintah diketahui ada sekira 20 rumah terdampak, tujuh di antaranya merupakan tanah milik dan sisanya berdiri di lahan PT KAI.
Pengukuran lahan sendiri dijadwalkan akan dimulai minggu depan.
Secara teknis, terowongan akan diperlebar dan diperdalam hingga 2,4 meter supaya bus dan truk bisa lewat dengan aman. Nantinya juga akan dibuat 2 jalur, jadi diharapkan jadi solusi permanen kemacetan.
Selama proses pembangunan, arus lalu lintas bakal dialihkan lewat Pasar Jatibarang hingga tembus ke Polsek atau Desa Bulak.
Soal banjir, warga juga tak perlu khawatir karena sudah diantisipasi dengan sistem drainase modern, di sana juga disiapkan pompa otomatis yang langsung buang air ke Sungai Sindupraja.








