Puluhan Warga Pagedangan Sambangi Pendopo Indramayu Usai Melapor ke Kejari

oleh -743 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Puluhan warga Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, pada Senin (29/12/2025) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu untuk menyampaikan surat pengaduan masyarakat (Dumas).

Kedatangan warga tersebut bertujuan melaporkan dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran dana desa, serta dugaan manipulasi data aparatur pamong Desa Pagedangan.

Usai menyampaikan Dumas ke Kejari Indramayu, puluhan warga melanjutkan langkah dengan menyambangi Pendopo Kabupaten Indramayu.

Mereka bermaksud bertemu langsung dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, guna menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di desa mereka.

Selain bersilaturahmi, warga berharap Bupati Indramayu dapat mengetahui secara langsung keluhan dan keresahan masyarakat terkait pengelolaan anggaran desa.

“Tadi kami sudah melakukan Dumas ke Kejari Indramayu dan sekarang kami berada di Pendopo Kabupaten untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati Lucky Hakim, sekaligus mengadukan permasalahan desa kepada beliau,” ujar salah seorang warga Pagedangan di lokasi.

Ia menambahkan, masyarakat berharap Bupati Indramayu turut memantau dan mengawal proses pemeriksaan serta audit yang dilakukan oleh pihak berwenang agar berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami berharap Pak Lucky selaku Bupati Indramayu ikut mengawal jalannya proses audit agar transparan dan sesuai aturan,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kuwu) Pagedangan, Kadinah, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (24/12/2025) lalu di Kantor Kecamatan Tukdana,menyatakan bahwa seluruh anggaran dana desa telah dilaksanakan dan tidak ada permasalahan. Ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut sebelumnya juga telah diaudit oleh Inspektorat.

Bahkan, Kadinah mempersilakan awak media maupun instansi terkait untuk melakukan pengecekan langsung terhadap pembangunan yang ada di desanya.

Namun demikian, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meyakinkan warga. Mereka mengaku masih menemukan sejumlah kejanggalan berdasarkan data yang dimiliki.

“Dengan data yang kami temukan, kami masih mempertanyakan apakah benar semuanya tidak terbukti atau justru ada yang bermain dalam proses audit tersebut,” ujar salah seorang warga dengan nada heran.

Warga Desa Pagedangan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemeriksaan dan audit yang sedang berjalan hingga seluruh persoalan benar-benar tuntas dan jelas secara hukum.

“Kami masyarakat Pagedangan sepakat akan terus mengawal proses ini sampai semuanya terbukti dan dinyatakan selesai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.