Ribuan Warga Tumpah Ruah dalam Karnaval Haul ke-547 Nyimas Ratu Ayu Kawunganten Kedokanbunder

oleh -24 Dilihat
oleh

Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Suasana meriah menyelimuti Desa Kedokan Bunder, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu.

Hampir seluruh masyarakat tumpah ruah di bahu jalan raya untuk menyaksikan peringatan Haul Nyimas Ratu Ayu Kawunganten ke-547 yang dirangkaikan dengan Karnaval arak-arakan Ogoh-Ogoh pada Rabu (21/10/2026).

Tradisi adat tahunan ini kembali digelar dengan antusiasme luar biasa. Ribuan warga dari berbagai RT, RW dan blok se-desa Kedokanbunder berpartisipasi aktif dengan menampilkan kreasi seni ogoh-ogoh dengan berbagai bentuk dan karakter yang unik.

Pantauan di lapangan, setiap wilayah menampilkan kreativitas terbaiknya. Ogoh-ogoh hasil swadaya masyarakat tersebut diarak keliling desa dan menjadi daya tarik utama bagi warga yang menyaksikan.

Tidak hanya karnaval ogoh-ogoh, rangkaian haul juga dimeriahkan dengan pentas seni Sandiwara Pantura (Sandiwara Sondoreg) yang diiringi artis-artis Pantura. Panitia juga menyuguhkan beragam kesenian dan kebudayaan khas Indramayu lainnya, seperti Wayang Kulit, Tari Topeng dan pagelaran seni tradisional.

Sebelumnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Kedokanbunder bersama masyarakat telah melaksanakan ritual adat Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, keselamatan dan rezeki yang diberikan Allah SWT.

Kuwu Kedokan Bunder, M Waskim, mengatakan bahwa Haul Nyimas Ratu Ayu Kawunganten merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Acara adat ini kita laksanakan setiap tahun. Dalam Haul Nyimas Ratu Ayu Kawunganten ke-547 ini diikuti semua lapisan masyarakat Kedokanbunder. Mereka dengan suka rela membuat kreasi seni ogoh-ogoh dari swadaya masing-masing,” ungkapnya.

“Semoga dengan kegiatan adat ini kita bisa menjalin persatuan antar warga, menciptakan kebersamaan dan semangat gotong-royong,” harap Kuwu M Waskim.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara.

“Kami atas nama Pemdes Kedokanbunder mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Kedokanbunder Ipda Kartono beserta jajarannya, Babinsa, Kasi Trantibum dan segenap masyarakat yang sudah membantu sehingga acara ini bisa berjalan aman, tertib dan kondusif,” tandasnya.

Ketua Panitia Unjungan, Dissol, menjelaskan rute karnaval telah diatur sedemikian rupa agar tertib. Titik kumpul peserta dipusatkan di Blok Doel dan arus jalan provinsi sebagai titik start.

“Pelaksanaan arak-arakan meliputi jalur Lurung Tengah, Droewolong, hingga ujung perbatasan Desa Kedokan Bunder dengan Desa Jayawinangun, kemudian kembali melintasi jalan kabupaten depan Kantor Kecamatan, Puskesmas dan kembali ke titik kumpul di perempatan Kedokan Bunder,” jelas Dissol.

Menurutnya, rangkaian acara belum berakhir. Setelah karnaval, masih akan ada acara puncak lainnya.

“Pelaksanaan Haul Nyimas Ratu Kawung Anten ke-547 kita laksanakan hari Rabu ini, selanjutnya masih ada acara lainnya seperti Wayang Kulit, Tari Topeng dan hiburan panggung sandiwara. Ini semua akan menjadi rangkaian acara puncak,” pungkasnya.

Karnaval berlangsung meriah dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.