Sikat Tanpa Kompromi, Satpol PP Gerebek Warung Remang-Remang Cimanuk

oleh -24 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Setelah lama menjadi bahan keluhan dan perbincangan masyarakat, deretan warung remang-remang di kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim) akhirnya digerebek petugas gabungan Satpol PP bersama dinas terkait pada Sabtu malam(30/5/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas bertindak tegas dengan menyita sejumlah sound system yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas yang dinilai menyimpang dari fungsi kawasan kuliner.

Razia itu seolah menjadi jawaban atas keresahan warga yang selama ini mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menertibkan aktivitas di kawasan yang dibangun sebagai pusat kuliner dan ruang publik masyarakat.

Petugas bergerak menyisir warung demi warung yang selama ini menjadi sorotan. Pemeriksaan dilakukan terhadap aktivitas usaha, penggunaan fasilitas, hingga dugaan pelanggaran aturan yang terjadi di lokasi.

Suasana yang biasanya dipenuhi dentuman musik mendadak berubah ketika petugas mulai mengamankan perangkat pengeras suara. Sound system yang selama ini menjadi penunjang aktivitas di sejumlah warung langsung diangkut sebagai barang sitaan.

Bagi sebagian warga, penyitaan tersebut bukan sekadar penegakan aturan, melainkan simbol bahwa pemerintah akhirnya turun tangan menghadapi persoalan yang selama ini dianggap dibiarkan berlarut-larut.

“Jangan sampai kawasan kuliner berubah menjadi tempat yang membuat masyarakat tidak nyaman. Kalau memang melanggar aturan, harus ditindak tegas,” ujar salah seorang warga.

Keberadaan warung remang-remang di kawasan Kuliner Cimanuk memang telah lama menuai sorotan. Selain kebisingan hingga larut malam, aktivitas di beberapa titik disebut kerap menimbulkan kesan negatif yang dinilai mencederai citra kawasan wisata kuliner keluarga.

Warga menilai kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Sebab jika terus dibiarkan, bukan hanya ketertiban yang terganggu, tetapi juga nama baik kawasan Kulcim yang selama ini menjadi salah satu ikon ruang publik di Kabupaten Indramayu.

Meski mengapresiasi langkah Satpol PP, masyarakat mengingatkan agar operasi tersebut tidak berhenti sebagai tontonan sesaat. Mereka meminta pemerintah menunjukan keberanian yang sama setiap kali ditemukan pelanggaran, tanpa tebang pilih dan tanpa kompromi.

Muncul pula pertanyaan dari masyarakat mengenai bagaimana warung-warung yang selama ini menjadi sorotan bisa terus beroperasi hingga akhirnya memicu banyak keluhan publik. Karena itu, warga meminta pengawasan dilakukan lebih ketat dan berkelanjutan.

Razia dan penyitaan sound system ini menjadi peringatan keras bahwa pemerintah tidak boleh kalah oleh pelanggaran yang terjadi di ruang publik. Kawasan Kuliner Cimanuk harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai pusat kuliner, ruang rekreasi keluarga dan wajah kebanggaan masyarakat Indramayu.

Kini publik menunggu langkah berikutnya. Sebab yang diharapkan warga bukan hanya sound system yang disita, melainkan tindakan nyata yang mampu memastikan kawasan Kuliner Cimanuk benar-benar bersih dari aktivitas yang meresahkan dan tidak lagi menjadi sumber keluhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.