Sistem Pengamanan Andal, Kilang Balongan Pertahankan Predikat Gold dari Baharkam Polri

oleh -237 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Aspek keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kelancaran operasional kilang, baik di dalam maupun di luar lingkungan kilang. Manajemen pengamanan yang andal diperlukan untuk menjamin keberlangsungan proses produksi sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Untuk memastikan hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balongan terus mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang mengacu pada Peraturan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala Polri Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu.

Sebagai bagian dari upaya memastikan penerapan SMP berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kilang Balongan menjalani Klarifikasi Eksternal Audit oleh Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri pada 11–13 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut ditutup melalui Closing Meeting yang berlangsung di Ruang Strategic Command Center, Gedung Amanah RU Balongan, Indramayu.

Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri, Kombes Pol Ananta Giarinto, menyampaikan bahwa secara keseluruhan Kilang Balongan telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Pengamanan dengan sangat baik.

“Kilang Balongan telah berhasil mempertahankan predikat Gold dengan nilai mencapai 96,86 persen dari 100, yang berarti mendapatkan kategori Baik Sekali,” terang Ananta.

Menurut Ananta, pelaksanaan audit tersebut tidak hanya bertujuan memastikan sistem pengamanan di Kilang Balongan telah sesuai dengan ketentuan, tetapi juga untuk memastikan kesiapan sistem dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di lapangan.

Menanggapi hasil tersebut, Executive General Manager PT PPN RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pekerja serta mitra kerja yang telah berkontribusi dalam menjaga keamanan Kilang Balongan.

“Keberhasilan ini merupakan wujud kesolidan dari seluruh elemen di Kilang Balongan dalam menjaga kelancaran dan keamanan Kilang Balongan,” ujar Yulianto.

Meski berhasil mempertahankan predikat Gold, Yulianto menegaskan masih terdapat ruang untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap aspek keamanan di lingkungan Kilang Balongan.

Ia mengimbau seluruh pekerja untuk terus meningkatkan komitmen dalam menerapkan sistem pengamanan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Keamanan kilang merupakan garda terdepan dalam kelancaran operasi Kilang Balongan serta ketahanan energi nasional demi kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Dalam proses audit, sejumlah aspek Sistem Manajemen Pengamanan menjadi perhatian, meliputi komitmen dan kebijakan, pola pengamanan, konfigurasi pengamanan, standar kemampuan pelaksana pengamanan, serta monitoring dan evaluasi.

Kegiatan observasi dan pemeriksaan lapangan juga dilakukan di sejumlah area strategis Kilang Balongan. Tim melakukan peninjauan mulai dari Pos 3 Zona Merah Kilang, area kilang, Control Center Oil Movement, Command Center, Pos 1 Utama hingga Pos Jetty.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR RU Balongan, Abraham Lagaligo, menyampaikan bahwa Klarifikasi implementasi SMP diharapkan dapat terus mendorong peningkatan standar pengamanan sekaligus memperkuat sistem proteksi berlapis di Kilang Balongan.

“Kilang Pertamina Balongan merupakan aset strategis nasional yang memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi negara, mari kita bersama menjaga keberlanjutan kilang ini agar dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa, negara dan masyarakat,” pungkas Abraham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.