Safety Jadi Prioritas, Stop Work Authority Jadi Senjata Utama PPN Kilang Balongan Jaga Nyawa Pekerja

oleh -28 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) – Keselamatan kerja terus dikampanyekan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balongan kepada seluruh pekerja, mitra kerja hingga kontraktor agar menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.

Untuk memperkuat implementasi HSSE di lingkungan kerja ini, Kilang Pertamina Balongan kembali menyosialisasikan pentingnya menjalankan secara konsisten kebijakan Stop Work Authority (SWA) pada giat Grand Safety Talk Mogas di halaman HSSE Check Point RU VI, Senin (4/5/2026).

Disampaikan Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) RU VI Balongan, Eko Nurcahyono, Stop Work Authority merupakan wewenang setiap pekerja dan mitra kerja untuk menghentikan pekerjaan apabila ditemukan kondisi atau tindakan yang tidak aman, yang berpotensi menimbulkan kerugian terhadap keselamatan manusia, lingkungan, aset, maupun operasional perusahaan.

“Saya tegaskan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk melakukan SWA tanpa terkecuali jika terdapat pekerjaan berpotensi risiko terhadap keselamatan dan operasi,” tegas SMOM.

Eko juga menekankan, lebih baik menghentikan pekerjaan sementara, daripada terjadi kecelakaan. Atas tindakan pengentian pekerjaan berisiko ini pun, sambung Eko, manajemen menjamin tidak ada sanksi bagi pekerja yang melakukan SWA dengan itikad baik.

Memperkuat komitmen pelaksanaan kebijakan SWA, General Manager Kilang Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan bahwa sebagian besar insiden terjadi bukan karena ketidaktahuan, tetapi karena kelalaian, terburu-buru atau mengabaikan prosedur yang sudah ada.

“Patuhi HSSE Golden Rules (Patuhi – Intervensi – Peduli). Safety adalah prioritas utama. Tidak ada pekerjaan yang begitu penting sehingga harus mengorbankan keselamatan,” tegas GM.

GM menyampaikan, pentingnya Buddy System saat bekerja di area berisiko tinggi kecelakaan kerja. Buddy system ini, terang GM, adalah kondisi dimana tidak boleh ada pekerja yang bekerja sendiri di Kilang RU VI, sehingga ada rekan kerja yang dapat saling mengingatkan dan siap memberikan bantuan apabila terjadi kondisi darurat.

“Dengan adanya Buddy System, kita dapat meningkatkan kewaspadaan serta memastikan respon yang lebih cepat terhadap potensi bahaya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.