Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat)_ Pemandangan tak biasa terlihat di depan Pendopo Indramayu pada Senin (6/4/2026).
Sejumlah warga petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) datang membawa tiga buah karung berisi uang receh dengan jumlah 120 juta,212 ribu rupiah.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk ganti rugi sukarela atas kerusakan fasilitas publik, termasuk alun-alun Indramayu dan Tugu 0 Kilometer, yang terjadi saat aksi unjuk rasa besar-besaran pada Kamis (2/4/2026) lalu.
Uang koin yang dikumpulkan secara swadaya oleh para petambak ini merupakan simbol perlawanan sekaligus tanggung jawab moral mereka.
Kehadiran tiga karung uang receh tersebut menjadi pesan kuat bahwa perjuangan mereka menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura dilakukan demi mempertahankan ruang hidup bukan untuk merusak fasilitas daerah.







