Bupati Indramayu Usulkan bantuan Rumah Susun ke Gubernur Jabar

oleh -114 Dilihat
oleh

Kabupaten Indramayu (Newssidak.id, Jawa Barat) _ Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar relokasi warga Eretan yang terdampak banjir rob dibangun dalam bentuk rumah susun (rusun). Konsep ini dinilai mampu menampung lebih banyak warga di tengah keterbatasan lahan.

Usulan tersebut disampaikan Lucky saat mendampingi Dedi Mulyadi dalam pertemuan bersama warga di kantor Kecamatan Kandanghaur Indramayu pada Kamis (18/12/2025). Pertemuan itu membahas rencana relokasi sementara warga yang tinggal di bantaran sungai.

Menanggapi usulan tersebut, Dedi Mulyadi langsung menyatakan persetujuannya. Ia bahkan menamai konsep rusun itu sebagai “apartemen nelayan”.

“Iya boleh, siapin tanahnya, kita bangun rusun,” kata Dedi kepada Lucky Hakim.

Dedi juga menyanggupi ajakan Lucky agar pembangunan rusun dilakukan secara patungan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, dengan porsi anggaran lebih besar ditanggung Pemprov Jabar. Pernyataan itu disambut tepuk tangan warga, disusul jabat tangan antara Dedi dan Lucky.

Menurut Dedi, sebanyak 207 warga Desa Eretan Wetan yang membangun rumah di bantaran sungai harus direlokasi karena kawasan tersebut akan dibangun tanggul untuk menahan banjir rob yang kerap meluap dari sungai.

Sebagai solusi jangka pendek, Pemprov Jabar menyiapkan bantuan Rp 10 juta per orang untuk relokasi sementara, sambil menunggu pembangunan kampung nelayan rampung. Pembangunan kampung nelayan Eretan dijadwalkan mulai Maret 2026.

“Kemudian sisanya yang seribu orang kita bikin apartemen nelayan,” ujar Dedi.

Dedi menegaskan, kampung nelayan maupun apartemen nelayan yang akan dibangun harus bersih dan tidak kumuh agar bisa menjadi percontohan.

Sementara itu, Bupati Indramayu mengatakan, upaya Pemkab Indramayu dalam menyelamatkan wilayah Eretan dari banjir rob mulai menunjukan hasil. Secara bertahap, warga terdampak mulai direlokasi.

Relokasi, kata Lucky, menjadi solusi di samping pembangunan tembok laut dan tanggul sungai untuk mencegah banjir rob meluap ke permukiman warga.

(Rohman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.